Grebek Sabung Ayam di Bogor-Jabar

Aparat Polres Bogor menggerebek sarang judi sabung ayam di Desa Bojong Jengkol, Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sarang judi itu diperkirakan beromzet ratusan juta rupiah. Dalam penggerebekan yg dipimpin Kapolres Bogor AKBP Asep Syafrudin, petugas menggelandang 34 penyabung ayam beserta pemilik arena sabung ayam aduan. Asal lokasi penggerebekan seluas 4 hektare itu, petugas jua mengamankan 14 ekor ayam aduan berikut 3 arena aduan. 21 kendaraan beroda empat serta 42 unit sepeda motor pula turut diamankan. Beberapa mobil yg diamankan ialah mobil glamor seperti 3 mobil Toyota Fortuner, dua kendaraan beroda empat Mitsubhisi Pajero Sport, serta 1 Toyota Camry.

Kapolres AKBP Asep Syafrudin mengatakan, penggerebekan dilakukan atas infomasi dari masyarakat. Selain itu, pihaknya jua menelusuri website sabung judi yang menyebutkan lokasi dan cara mendaftar menjadi anggota. Menurut Asep, praktik tadi sudah beroperasi sejak 2 tahun lalu. Para pelaku mengaku baru pertama bermain judi sabung ayam. Kebanyakan warga yg bermain ialah rakyat asal luar Ciampea, bahkan asal Jakarta. “dari berita tadi, kami beranjak ke lokasi yg letaknya pada belakang tempat tinggal masyarakat. Sabung ayam ini cukup bonafid, di mana para penyabung ini telah mempersiapkan ruang secara spesifik,” celoteh Asep pada Bogor, Kamis tanggal sembilan bulan kemudian.

Beliau menambahkan, taruhan sabung ayam itu mencapai puluhan juta buat sekali tarung atau sekali putaran. “Kita perkirakan perputaran uang dalam taruhan sabung ayam ini mampu mencapai ratusan juta rupiah. Uangnya memang hanya lima juta rupiah yang berhasil kami amankan,” imbuh Asep. Usai olah TKP, aparat menggelandang pelaku dan pemilik kawasan sabung judi ke Mapolres Bogor buat diproses secara hukum. Para tersangka itu akan dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian menggunakan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Tidak hanya menggrebek sarang judi sabung ayam indonesia, jajaran Satreskrim Polres Bogor Kota juga menembak tiga pencuri kendaraan bermotor (curanmor) setelah ketiganya berusaha kabur. Dalam aksinya, ketiga pelaku berinisial TW, Alaihi Salam serta AW itu tidak segan-segan melukai korbannya dengan memakai senjata tajam berupa golok serta celurit.

Selain menangkap 3 pelaku, petugas juga menangkap lima pelaku lainnya yang beroperasi di Kota Bogor. Dari tangan pelaku, polisi menyita 10 sepeda motor dan satu butir celurit. Kapolres Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Bahtiar Ujang Purnama berkata, pihaknya akan menindak tegas para pelaku kejahatan tadi. Mereka bakal dijerat Pasal 363 serta 363 KUHP dengan hukuman kurungan penjara maksimal 5 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *